Translate

:: Terima Kasih Atas Kunjungan Anda ::

Minggu, 31 Oktober 2010

Minoritas Yang Berprestasi




Islam diakui sebagai agama dengan perkembangan paling pesat di dunia saat ini. Di Inggris Perancis, dan Amerika Islam menduduki rangking kedua Agama yang paling banyak dipeluk.


Muslim di negara barat telah banyak juga yang tampil berprestasi mengharumkan nama negaranya. Mereka adalah muslim yang berhasil meningkatkan prestasinya dan kemudian andil dalam pengabdian kepada negaranya.  Muslim-muslim yang sukses di negeri Barat ini ada yang muallaf ataupun berasal dari imigran.



Bisa disebutkan diantaranya ; Cat Steven (penyanyi pop Inggris dengan lagu terkenalnya " morning his broken"), MC. Hammer (penyanyi Amerika yang pada dekade 80'an dikenal sebagai raja RAP), Maurice Bucaille (Ilmuwan Perancis), Ibrahim Elfiky (Maestro Motivator di Kanada), Malcolm X (pejuang anti apertheid di AS), Leopold Weiss (jurnalis di Australia), Keith Wilson (senator muslim pertama di AS), Lord Headly (pengarang dan negarawan Inggris) dan Mohammad al-Fayed (pengusaha, pemilik supermarket Harolds dan Klub Fulham di Inggris).

Di bidang olahraga, muslim di barat juga cukup banyak yang mengukir prestasi, sebut saja Kareem Abdul Jabbar (pemain basket terbesar sepanjang sejarah NBA dengan meraih 6 gelar pemain terbaik – MVP), Hakeem Olajuwon (pemain terbaik NBA tahun 1994 & 1995).

Di tinju kelas berat setidaknya terdapat 4 juara dunia yang muslim yaitu Muhammad Ali, Mike Tyson, Eddie Mustafa Muhammad dan Hasyim Rahman yang semuanya berasal dari Amerika Serikat. Sementara di bawah kelas berat terdapat nama beken seperti Bernard Hopkins (AS) dan Nassem Hameed (Inggris).

Di Sepakbola yang merupakan olahraga tertua dan paling banyak penggemarnya di Dunia dapat dideret beberapa contoh muslim yang sukses diantaranya Zinedine Zidane (pemain terbaik FIFA tahun 1998, 2000, 2003 dari perancis) dan George Weah (pemain terbaik FIFA tahun 1995 Liberia). Nama lain diantaranya Omar Assad (pemain terbaik piala Toyota tahun 1994 dari Argentina), Mustafa Dogan (Jerman), Ibrahim Ba (Perancis), Hakan Yakin (Swiss), Philippe Christanval (Perancis), Frederic Kanaute (Perancis) Rami Shabaan (Swedia), Frank Riberry (Perancis), Khalid Bouhrouz dan Robin Van Persie (Belanda).

Walau minoritas, mereka bisa berprestasi bahkan beberapa diantaranya tercatat dengan tinta emas yang akan selalu dikenang sepanjang masa.


sumber : mata air

0 komentar:

Posting Komentar