Translate

:: KHOTMIL QUR'AN AKAN DILAKSANAKAN PADA TANGGAL 9 MEI 2018 :: MOHON DO'A RESTU SEMOGA LANCAR, BERKAH, MANFAAT ::

Minggu, 08 Mei 2011

Berkat Shalawat Dahaga Pun Lenyap

Siapa sangka, bacaan Shalawat pada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ternyata bisa melenyapkan haus dan dahaga. Dahaga yang mendera seseorang baik disebabkan sakit panas maupun sedang dalam perjalanan jauh dibawah terik mentari maupun didalam kendaraan, bisa diobati dengan memanjatkan Shalawat pada Rasulullah tercinta.

Syaikh Abd al-Ghani an-Nablusi pernah bertutur bahwa shalawat telah menjadi kebiasaan dikalangan kaumnya dan mereka selalu membacanya sesering mungkin. Sesuatu yang luar biasa sering terjadi, diantaranya saat salah seorang diantara mereka sedang sakit demam, maka bacaan shalawat itu berefek positif terhadap kesehatan dengan turunnya suhu tubuh. Tak hanya itu, pada sakit-sakit yang lain pun shalawat yang mereka panjatkan terbukti berhasil menurunkan panas yang mendera tubuh saat sakit.


Pada suatu saat, teman-teman Syaikh Abd al-Ghani an-Nablusi sedang menunaikan ibadah haji. Dalam perjalanan panjang menuju tanah suci, persediaan minum mereka habis dan rasa haus mendera hampir semua anggota rombongan. Tak ayal, para tamu Allah itu pun kebingungan mengatasi hal ini.
“Masih jauhkah kota terdekat?”, tanya salah seorang diantara mereka.
“Masih cukup jauh,” kata yang lain.
“Padahal persediaan air benar-benar habis. Kita bisa mati ditengah gurun sahara ini.”
“Kita harus segera mengatasi masalah ini. Tapi bagaimana caranya?”. 

Mereka berhenti sejenak untuk bermusyawarah. Salah seorang diantara mereka pun ingat akan nasehat Syaikh Abd al-Ghani an-Nablusi.
“Mari kita panjatkan shalawat pada junjungan kita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Mereka bersama-sama mengumandangkan shalawat untuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sang junjungan. Dengan penuh khidmat dan keyakinan akan berkah yang terlimpah dari shalawat yang mereka panjatkan. Berkat izin Allah akhirnya dahaga yang dirasakan rombongan ibadah haji itu hilang seketika. Mereka pun bergembira dan memanjatkan syukur pada Allah atas karunia yang diberikan dan bersiap melanjutkan perjalanan menuju tanah suci.

Syaikh Abd al-Ghani an-Nablusi mensyaratkan bahwa shalawat yang dipanjatkan pada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam guna mengatasi rasa haus dan dahaga harus berupa shalawat dengan tanpa lafadz Allah. Sebab lafadz Allah mengandung unsur “panas”.

Adapun lafadz bacaan shalawat yang dapat melenyapkan haus tersebut sebagai berikut:
الصّلاَةُ وَالسّلاَمُ عَلَى سَـيِّدِنَا مُحَمّدٍ خَيْرِ اْلأَنَامِ ، الصّلاَةُ وَالسّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمّدِنِ الْمَبْعُوْثِ اِلَيْنَا بِالْحَقِّ الْمُبِيْنَ ، الصّلاَةُ وَالسّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمّدِ نِالأُمِّيّ الأُمِّيِيّنَ وَأَفْضَلُ الصّلَواَتِ وَأشْرَفُ التَّسْلِيْمَاتِ عَلىَ النَِّبيِّ الصّادِقِ وَالرّسُوْلِ المُؤَيّدِ بِأَسْرَارِ الحَقاَئِقِ.
”Semoga shalawat dan salamNya terlimpahcurahkan kepada junjungan kita Muhammad, manusia terbaik. Semoga shalawat dan salamNya terlimpahcurahkan kepada junjungan kita Muhammad, yang diutus kepada kita dengan kebenaran yang nyata. Semoga shalawat dan salamNya terlimpahcurahkan kepada junjungan kita Muhammad, yang ummi dan jujur. Dan semoga shalawat yang paling utama dan salam yang paling berharga diturunkan kepada Nabi yang jujur dan Rasul yang didukung dengan hakikat-hakikat terdalam.”



dari Buku Rahasia Shalawat Rasulullah saw (M. Syukron Maksum,Ahmad fathoni el-Kaysi)
penerbit : Mutiara Media

0 komentar:

Posting Komentar