Translate

:: KHOTMIL QUR'AN AKAN DILAKSANAKAN PADA TANGGAL 9 MEI 2018 :: MOHON DO'A RESTU SEMOGA LANCAR, BERKAH, MANFAAT ::

Minggu, 03 Juli 2011

Zhao Pu, Fokus dan Tuntas dalam Belajar


Salah satu orang terpenting bagi kemajuan Kerajaan Bei Song adalah Zhao Pu. Dia seorang ahli politik dan berperan besar dalam mempersatukan negeri China. Karena itu rakyat menyebutnya,” Zhong Yao Ren Wu Zhi Yi” yang berarti salah satu dari orang-orang terpenting (di negeri China).

Sebenarnya, sewaktu Zhao Pu membantu kerajaan, ia bukanlah orang yang terpelajar. Ia bahkan dikenal sebagai orang yang malas belajar. Akan tetapi, suatu hari ada orang yang menasihatinya, “Jika kamu benar-benar ingin membantu kerajaan, kamu harus rajin membaca banyak buku. Membaca buku merupakan cara belajar yang sangat baik.”



Nasihat itu sungguh menyentuh hatinya dan menyadarkannya sehingga ia bertekad untuk membaca banyak buku guna mengejar banyak pengetahuan dan kebijaksanaan baginya karena ia sudah tertinggal jauh dari orang-orang selevelnya.
Ia mulai mengumpulkan buku-buku yang kemungkinan bisa berguna untuk membangun dirinya dan juga bangsanya. Ia rajin mencari tahu buku penting dan berguna untuk dibaca. Setelah terkumpul cukup banyak, mulailah ia membaca buku-buku tersebut.
Karena urusan kerajaan sangat banyak, ia tidak memiliki cukup waktu untuk membaca buku. Tetapi pada malam hari, kendatipun sudah lelah, ia bersikeras untuk bisa membaca buku. Lama kelamaan telah banyak buku bagus yang dibacanya, dan pengetahuannya pun melebihi orang lain. Bahkan, ia memperoleh banyak hikmat untuk memecahkan berbagai persoalan negara dan masyarakat. Salah satu buku yang paling mempengaruhinya adalah Lun Yu. Buku itu adalah salah satu karya sastra yang memiliki nilai tinggi di negeri China. Lun Yu ditulis oleh murid-murid Kong Zi. Lun Yu berisi semua kalimat yang diajarkan Kong Zi kepada para muridnya.
Pada suatu malam ada beberapa masalah negara yang mendesak untuk dicarikan solusinya. Karena itu, Raja Song Tai Zu mengundang beberapa orang bijak untuk membantu memecahkan masalah tersebut. Sumbangan pikiran para orang bijak sungguh bermanfaat, tetapi ada beberapa masalah yang tidak bisa dipecahkan.
Tiba-tiba Raja Song Tai Zu teringat bahwa beberapa tahun terakhir Zhao Pu membaca banyak buku, mungkin ia bisa membantu. Lalu Raja bersama beberapa orang pergi ke kediaman Zhao Pu. Setiba di sana, Raja mendapati Zhao Pu sedang membaca buku.
Raja Song Tai Zu bertanya kepadanya, “Sudah larut malam begini mengapa masih membaca buku. Buku apa yang kamu baca saat ini?”
Zhao Pu menjawab, “Saya sedang membaca satu bagian dari buku Lun Yu yang berjudul Lu Lun!”
Raja dengan terheran-heran berkata, “Lu Lun adalah bacaan bagi setiap anak yang baru bisa membaca. Mengapa baru sekarang kamu membacanya?”
Zhao Pu menjawab, “Karena Lu Lun adalah bacaan bagi setiap anak yang baru bisa membaca, makanya sering tidak dipelajari secara mendalam. Lu Lun sering dianggap remeh dan tidak didalami oleh setiap orang. Padahal, sesungguhnya kita tidak boleh melihatnya secara sederhana. Jika kita mempelajarinya secara mendalam, ada banyak persoalan hidup, persoalan keluarga, bahkan persoalan negara yang bisa dipecahkan dengan prinsip-prinsip yang ada di dalamnya! Dalam membuat strategi dan memecahkan persoalan politik pun prinsip-prinsip dalam Lu Lun sangat berguna.”
Zhao Pu kemudian menjelaskan beberapa contoh pemecahan masalah yang diangkatnya dari prinsip dalam bab Lu Lun. Raja terkagum-kagum akan semua penjelasan Zhao Pu. Karena itu, ia mengundangnya untuk ikut mencari jalan keluar atas beberapa masalah yang harus segera dipecahkan.
Singkatnya, semua persoalan kerajaan pada saat itu yang belum terpecahkan bisa dicarikan solusinya olah Zhao Pu. Jalan keluar yang diusulkannya sungguh-sungguh berguna untuk membantu jalannya pemerintahan.
ref : klik

0 komentar:

Posting Komentar