Translate

:: Terima Kasih Atas Kunjungan Anda ::

Kamis, 16 Juni 2016

Biografi Imam Ibnu Malik (Bag. 3) "Periode Nahwu di Andalusia"

Dalam ilmu nahwu dikenal 5 madzhab yaitu;  Madzhab Bashrah, Kufah, Baghdad, Mesir dan Andalusia (Spayol). walaupun yg kemudian mengemuka dan banyak menjadi rujukan para pencinta ilmu nahwu adalah Bashrah dan Kufah. 

seperti diketahui bahwa metode-metode para ahli nahwu Bashrah lah yang banyak dipuji sebgai metode yang kritis dan moderat dibanding kufah. menjadikannya lebih logis dan lebih diminati para pelajar.

Imam Malik yg kemudian sebagai rujukan madzhab andalusiapun juga mengembangkan teori2 ulama2 bashroh.

Imam Ibnu Malik adalah generasi ketiga dari periode-periode madzhab nahwu Andalusia. periode pertama adalah Imam Abu Ali Al-Qoli, dilanjutkan periode keduanya oleh Imam Asy-Syalubani.

Imam Abu Ali Al-Qoli dibesarkan di Baghdad dan belajar disana. beliau dikenal sangat bersungguh-sungguh dalam belajar kepada guru-guru beliau di Baghdad. tidak heran bila kemudian beliau sangat piawai dalam ilmu hadits, bahasa, sastra, nahwu, sharaf, dan ilmu lainnya.

Guru-guru Imam Abu Ali Al-Qoli antara lain;  Al-Harawi, Ibnu Darastawih, Zujaj, Akhfash (pakar qira'ah sab'ah), Ibnu Siraj, Ibnu Al Anbariy, Ibnu Abi Al Azhar, Ibnu Quthaibah dll.

Imam Abu Ali Al-Qoli mengarang beberapa kitab, antara lain kitab Al Amali yang berisi tentang bahasa dan syair, kitab Al Mamdud wal Maqshur, kitab Al Ibil wa Natijuha, kitab Al Bari' wal Lughoh setebal -+ 3000 hal., dan lain-lain.

Sementara periode ke 2 madzhab Andalusia disematkan kepada seorang pakar nahwu, yang bernama Imam Asy Syalubaini, ini tidak lain karena kemasyhuran beliau, sehingga menjadi incaran para pencari ilmu. kitab karangannya yg terkenal adalah kitab At Tauthiah.

Imam Asy Syalubaini lahir di kota Isybiliyyah pada tahun 562 H,  dan beliau wafat pada tahu 645 H.

pada periode ke 2 ini sebenarnya tidak hanya imam Asy Syalubaini saja yang tersohor di Andalusia, namun ada 2 tokoh lagi sesudah beliau, yaitu Imam Ibnu Kharuf dan Ibnu 'Ushfur. mereka sama2 berasal dari Isybiliyyah yang membawa panji2 islam di Andalusia.

Imam Kharuf adalah pakar nahwu yang kemudian menjadi salah satu Ulama yang mensyarahi kitab Imam Syibawaih. sedangkan Imam Ibnu 'Ushfur banyak mengajarkan bahasa Arab di beberapa tempat, selain di Isybiliyyah juga ke Syirisy, Maliqoh, Lurqoh, dan Marsyiyah.
bersambung ke : Bag. 4 "Beberapa Kitab Syarah Alfiyah Ibnu Malik"

Kembali ke : 
"Bagian 1"

kembali ke Bagian 2 :
"Runtuhnya Ke-Akuan Ibnu Malik"

comments

1 komentar:

  1. sangat menarik artikel-artikelnya....

    BalasHapus