Translate

:: Situs Resmi Ponpes Putri Al-Hidayah Kroya ::

Rabu, 13 November 2019

Sebagian Hoax Seputar Perayaan Maulid


Katanya : “Peringatan maulid akan mengurangi keagungan Nabi Muhammad SAW, karena membatasi memuji beliau hanya di hari maulid saja.”

Faktanya : kita tidak hanya memuji Nabi Muhammad SAW di hari kelahirannya saja,  tapi di hari Maulid kita hanya menambah dalam memuji beliau. Apakah terlarang??? Lalu bagaimana dengan puasa Senin yg dilakukan Nabi Muhammad, apakah Nabi membatasi diri bersyukur atas kelahiran beliau sendiri hanya pada hari senin??? Sementara di hari lain beliau tdk bersyukur?? tentu tidak kan?? Nabi pasti selalu bersyukur, hanya ketika hari senin beliau tambahkan rasa syukur itu. Begitu pula dengan puasa ‘Asyura yg kita lakukan sebagai rasa syukur atas selamatnya Nabi Musa AS. Apakah membatasi bersyukur di hari itu ataukah menambahi rasa syukur???.

Katanya : “Bagaimana bisa memperingati Maulid Nabi pada tanggal 12 rabi’ul awwal, padahal pada hari itu pula beliau wafat.”

Faktanya : “Lahir dan wafatnya seseorang yang kebetulan jatuh pada hari yang sama tidak mengurangi keutamaan hari lahirnya. Coba lihat dalam Sunan an-Nasai yg berbunyi :
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إن من أفضل أيامكم يوم الجمعة فيه خلق آدم عليه السلام ، وفيه قبض"
“Rasulullah SAW bersabda : “Hari Jum’at adalah hari terbaik kalian semua, karena pada hari itu Nabi Adam AS diciptakan dan diwafatkan”
Adakah hari jum’at menjadi berkurang kemuliannya karena bertepatan pula dengan wafatnya Nabi adam???
=to be continued=

comments

1 komentar: